Panen Kacang Panjang Ungu di Atap

Desember 12, 2013 at 8:27 am (Pertanian) (, , )

Panen hasil budidaya sendiri memang beda, lebih menikmati…lebih puas. Panen kali ini Kacang Panjang Ungu atau Kacang Panjang Merah dapat dari online shop Di SINI. Warna ungu ini menjadikan kesan eksotik pada kacang panjang ungu atau purple yardlong beans ini.

Menurut saya, rasa kacang panjang ungu ini lebih manis dan lebih renyah, mungkin karena lebih segar dan hasil panen sendiri..hehe..

Syahdan kacang panjang ungu ini bermanfaat untuk mencegah penuaan dini, melindungi jantung, dan mencegah kanker payudara.
Ini berdasarkan warna ungu dari kacang panjang,  warna ungu diduga memiliki zat pigmen yang disebut antosianin, sebuah antioksidan yang kuat dan menjadi pelindung untuk mengurangi risiko kanker, meningkatkan daya ingat.

Tapi yang jelas Kacang Panjang sendiri memiliki buaanyak kandungan nutrisi. Berikut Komposisi Nutrien :

Kacang panjang, mentah
Nilai gizi per 100 g (3.5 oz)
Energi 197 kJ (47 kcal)
Karbohidrat 8.35 g
Lemak 0,4 g
Protein 2,8 g
Vitamin A equiv. 43 mg (5%)
Tiamin (vit. B 1) 0,107 mg (9%)
Riboflavin (vit. B 2) 0.11 mg (9%)
Niacin (vit. B 3) 0.41 mg (3%)
Asam pantotenat (B 5) 0,55 mg (11%)
Vitamin B 6 0,024 mg (2%)
Folat (vit. B 9) 62 mg (16%)
Vitamin C 18,8 mg (23%)
Kalsium 50 mg (5%)
Besi 0,47 mg (4%)
Magnesium 44 mg (12%)
Manggan 0,205 mg (10%)
Fosfor 59 mg (8%)
Kalium 240 mg (5%)
Sodium 4 mg (0%)
Seng 0,37 mg (4%)
 

Budidaya kacang panjang ungu ini tak beda dengan kacang panjang hijau. Mudah. Dan yang lebih menarik bisa kita budidayakan di lahan sempit, di pojok rumah, pagar, dinding  luar rumah, bahkan di atap berdampingan dengan jemuran baju.

Tinggal sediakan polibag beserta media tanam, ajir, sedikit pupuk, dan tentu saja benih kacang panjang ungunya. Sudah…jalankan sop..😉

Saya dengar kacang panjang ungu ini telah dikaji oleh pihak akademisi, dengan anggaran yang lumayan guedhe. Tujuannya mencari galur harapan yang tahan aphis dan hasilnya joss. Setaon atau 2 taon yang lalu kalo ndak salah.

Kelamaan nunggu hasil penelitian…, ya nanam sendiri aja😉

Permalink 1 Komentar

Berkenalan Teori Mendel Dengan Kelinci

Oktober 20, 2009 at 4:58 pm (Pertanian) (, , , )

Pagi itu Daffa begitu bersemangat memamerkan anak-anak kelici imut piaraannya yang baru lahir. Kelinci gondrong, begitu Daffa dan sang adik Fadia menyebut kelinci anggora kesayangannya, telah menjadi ibu dari 7 ekor anak kelinci berwarna-warni. Ya ya.. yang bikin gemes terutama karena suara canda gembira dari mereka berdua mendapatkan piaraan mungil baru itu.

Iseng, kusodorkan buku tulis kecil agar Daffa mulai belajar mencatat ongkos dari hobinya piara kelinci tersebut. Anak 8 tahun itu setuju, dan di bantu adiknya yang 5 thn mulai membuat catatan. Meski TK, sang adik sudah mampu baca tulis. Keriuhan baru pun melanda kandang kelinci itu…

Siang menjelang sore, buku kecil itu telah berisi catatan pengeluaran pembelian pakan. Rajin juga mereka berdua. Namun tak dinyana ternyata, mereka juga mencatat segala hal tentang kelincinya dibuku itu, baik ciri-ciri tubuh, warna, jenis, memberi mereka nama termasuk si bayi kelinci dan silsilahnya. Pertanyaan mereka yang pertama yakni kenapa muncul anak cici berwarna putih dengan corak hitam?
Wuih..mereka telah berkenalan dengan teori Mendel. Sayangnya aku wis lupa hehe…

Sebenarnya Mendel bukanlah orang pertama yang berkecimpung dalam genetika. Dari berbagai situs diketahui, sejumlah percobaan genetika telah banyak dilakukan pada masa sebelum Mendel. Percobaan-percobaan itu antara lain. Pembuatan Raphanobrassica melalui persilangan lobak dan kubis pada abad ke-17 oleh Köhlreuter, seorang pemulia sayuran berkebangsaan Jerman, untuk menghasilkan tanaman yang menghasilkan umbi dan krop kubis sekaligus, meskipun tidak berhasil. Penemuan dan penjelasan tentang pembuahan berganda pada tumbuhan berbunga (Magnoliophyta) oleh E. Strassburger (1878) dan S. Nawaschin (1898).

Entah kenapa Mendel yang dipopulerkan sebagai ‘penemu’ konsep hereditas ini?
Baca entri selengkapnya »

Permalink 8 Komentar

Tips Trading Saham

Januari 31, 2008 at 6:16 am (Investasi dan Saham)

Investasi di bursa saham relatif beresiko bagi para pemula mengingat besarnya fluktuasi harga saham. Perlu diingat bahwa teori apapun tidak memberi jaminan bahwa kita akan sukses, tetapi jika kita mendidik diri secara benar dan mengembangkan kerangka berpikir yang benar, sikap mentalitas yang stabil, kita memiliki peluang yang lebih besar. Dalam Bursa saham banyak kemungkinan akan terjadi, termasuk adanya bandar dan penggorengan. Oleh karena itu jangan mau seperti diporotin modal kita oleh mereka dan kaki tangannya. Kita harus menghasilkan gain kita sendiri dan mengendalikan nasib sendiri.

Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dikala trading saham:
Baca entri selengkapnya »

Permalink 11 Komentar

Lagi-lagi BUMN For Sale..

Januari 25, 2008 at 2:14 am (Investasi dan Saham)

Aku heran kenapa negara ini sibuk jualan BUMN, sementara negara tetangga kita sibuk beli perusahaan. Sama-sama ingin mempertebal kantong negara, tapi kita justru mengandalkan pajak yang adalah keringat rakyat sendiri.

Aku lebih setuju bila BUMN yang bagus itu tidak dijual tetapi dijadikan satu holding yang bisa jadi cikal bakal SWF Indonesia. Ini mungkin mirip sama ide Pak Revrisond Jogja itu yang pengin menjadikan satu super holding BUMN.

Bagaimana menurut teman-teman?

Berikut ini BUMN yang akan dijual taon 2008. Silahkan dpilih….

Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Logiskah Ilmu Prana ?

Januari 24, 2008 at 11:47 am (Rahasia Alam)

Meskipun telah beberapa tahun turut berlatih prana, tetapi sungguh aku tetap gelap tentang pengetahuan prana ini. Untuk itulah, kini aku mencoba berbagi. Dengan modal internet, aku coba melogis-logiskan Ilmu Prana ini (ndak tahu sudah termasuk logis apa belum hehehe..). Sejujurnya aku belum cross check dari perguruan prana yang ada di Indonesia, termasuk yang aku ikutin. Aku akan berusaha agar tulisanku ini terus berkembang dengan informasi baru baik dari teman-teman maupun dari sumber lainnya..

Selama ini kita mengetahui baik dari latihan maupun dari artikel bahwa dalam proses pembangkitan tenaga prana (atau digeneralisir sebagai ‘tenaga dalam’) pada tubuh manusia dilakukan dengan cara olah nafas, baik dengan menarik, menahan atau mengeluarkan nafas. Berbagai teknik pengolahan nafas itulah yang selama ini dipakai dalam berbagai aliran tenaga dalam prana. Ada dua kunci penting disini, yakni pernafasan dan energi.

Salah satu pemikiran yang paling dominan tentang tenaga dalam prana adalah berkaitan dengan ATP (Adenosin triphosphat). Kedua, tenaga dalam dikaitkan dengan terbentuknya elektromagnetik tubuh.
Baca entri selengkapnya »

Permalink 22 Komentar

Sovereign Wealth Fund (SWF) Bagi Indonesia, Kapan?

Desember 27, 2007 at 2:39 am (Investasi dan Saham)

Seperti telah dilansir di situs KPPU http://www.kppu.go.id yang salah satunya menyatakan bahwa Temasek Holdings, Pte. Ltd. bersama-sama dengan Singapore Technologies Telemedia Pte. Ltd., STT Communications Ltd., Asia Mobile Holding Company Pte. Ltd, Asia Mobile Holdings Pte. Ltd., Indonesia Communication Limited, Indonesia Communication Pte. Ltd., Singapore Telecommunications Ltd., dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 27 huruf a UU No 5 Tahun 1999. Namun bisa diduga kasus ini bakal tidak mudah selesai mengingat Temasek Holding merupakan SWF (Sovereign Wealth Fund) milik pemerintah Singapore.

Ya, SWF merupakan pelaku ekonomi yang berasal atau didukung penuh oleh pemerintah suatu negara. Jadi kasus Temasek ini menjadi bukan hanya Government2Bussines tapi juga G2G. Runyam bukan? Hikmah apa yg bisa kita petik dari persengkataan dan keberadaan SWF tersebut? Baca entri selengkapnya »

Permalink 4 Komentar

Daging kelinci menjadi pengganti kalong sebagai obat Asma?

November 9, 2007 at 2:15 am (Rahasia Alam)

Selama ini kita mengenal secara tradisi bahwa kalong (kelelawar/codot) mampu menyembuhkan atau minimal meredakan penyakit asma. Bahkan ada pula yang menyatakan anak tikus bisa menyembuhkan. Banyak masalah dengan konsumsi kalong ini, mulai dari mempertanyakan kehalalannya, merasa jijik, ngeri sampai kesulitan dalam mendapatkan binatang malam ini. Kemunculan daging kelinci sebagai alternatif pengganti kalong cukup menggembirakan, mengingat kemudahan dan kelezatannya sudah mulai memasyarakat.

Baca entri selengkapnya »

Permalink 273 Komentar

Benarkah Black Monday (22 Oct 2007) Landa BEJ?

Oktober 24, 2007 at 5:02 am (Investasi dan Saham)

Kemarin Senin 22 Oct 07, lagi-lagi aku melihat paniknya investor saham sembari menyebut nama black Monday. Ya… menurut catatanku, ini kali kedua si black Monday itu muncul. Dan kali ini aku ikutan pucat dibuatnya, ngalamat nyangkut deh sahamku hik..hik…

Peristiwa “Black Monday” sejatinya muncul di Amerika Serikat pada tanggal 19 Oktober 1987. Pada hari itu indeks bursa Dow Jones turun 508 poin (22,6 persen), inflasi melesat tinggi, dan pertumbuhan ekonomi AS menjadi terseok. Akibatnya chairman The Fed (bank sentral AS), Paul Volcker musti mundur dari kursi empuknya untuk digantikan oleh Alan Greenspan, yang sesungguhnya adalah orang dari Partai Republik tunjukkan dari Presiden Ronald Reagan.
Tetapi hebatnya, di tangan si Greenspan ini kinerja perekonomian cepat membaik bahkan terus membaik sehingga turut melanggengkan posisi si Greenspan sampai Presiden George Bush junior.

Kata ‘Black Monday’ pertama kali didengungkan oleh investor Indonesia pada Senin 15/5/2006. Hari itu, indeks terpangkas hingga 96,238 poin (6,307 persen) ke level 1.429,542, menurut media hal ini merupakan rekor penurunan terburuk dalam sejarah bursa efek Indonesia. Rekor sebelumnya terjadi Selasa, 8 Mei 1999, saat indeks melemah 74 poin (12 persen) karena krisis ekonomi melanda Indonesia. Dipicu kepanikan melihat pelemahan rupiah hari itu, aksi jual saham-saham unggulan menggoyang lantai bursa. Pada penutupan Senin sore, rupiah melemah 437 poin ke level 9.165 per dolar AS. Para analis juga menilai, kenaikan tajam sepekan sebelumnya, terutama 11 Mei saat indeks tembus level psikologis 1.550, tidak sesuai dengan kondisi fundamental.

Kali kedua, kata Black Monday kembali menggentarkan investor saham BEJ pada Senin lalu 22/10/07. Kali ini dipicu rontoknya Dow Jones pada hari Jum’at sebelumnya. Kondisi ini terutama dipicu oleh faktor eksternal seperti kembali mencuatnya dampak subprime mortgage yang belum selesai, adanya carry trade dan tingginya harga minyak dunia yang menembus USD90 per barel.

Pada perdagangan Jumat kemarin indeks Dow Jones rata-rata akhir pekan turun 571,06 poin atau 4,05 persen, ke posisi 13.522,02. Indeks S&P500 juga ditutup melemah 61,17 atau 3,92 persen ke posisi 1.500,63. Demikian juga indeks composite Nasdaq ditutup turun 80,52.atau 2,87 persen ke 2.725,16.

Nasib Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak beda dengan bursa lainnya baik yang ada di AS, Eropa maupun Asia. Pada penutupan perdagangan saham Senin (22/10/2007), IHSG terperosok hingga 110,541 poin (4,31%) ke level 2.453,211. Indeks LQ-45 turun 27,297 poin (4,92%) ke posisi 527,777 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 21,626 poin (4,82%) ke level 427,000.

Tapi sebagai pereda spot jantung, hari selasa IHSG juga naik tajam plus 100 poin sehingga ditutup di 2553. Weleh-weleh…roller coaster menuju kemana?

Wis segitu dulu, capek ketiknya. Turut berdoa semoga cepat sembuh dan tidak menjalar menjadi Black October… iihhh sereem deh…

Permalink 1 Komentar

Kangmas dan Pakde, Masihkah terus bicara?

September 21, 2007 at 9:56 am (Opini)

Baru kali ini aku bisa ikut acara buka bersama para alumni Universitas Gadjah Mada. Ini karena acara diadakan hari Kamis (20/9), bukan hari Jumat yang bagiku selalu berarti ‘tidak ada waktu’ luang. Acara yang dikemas ala Jogja itu penuh canda tawa, dan saling mengolok. Suasana yang mengingatkan pada jaman kuliah dulu, …banyak yang clekopan. Hahaha…bahkan anggota senayan pun bisa jadi sasaran.

Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Adakah “permainan” untuk mendongkrak harga dalam trend tanaman hias?

September 10, 2007 at 10:06 am (Pertanian)

Menggilanya harga tanaman hias yang selagi dalam trend membuat banyak pihak terheran-heran. Lihatlah harga anthurium sampai menyentuh jutaan..!
Dugaan adanya “permainan” dalam trend tanaman hias pun seakan terus mengelinding menyertai setiap kemunculan trend baru tanaman hias. Para penghobi, penjual tanaman hias dan bahkan pengamat tak lagi berbisik-bisik, tetapi telah terang-terangan bicara dugaan permainan trend pada tanaman hias. Tapi kenapa kejadian itu berulang dan tak ada reaksi berlawanan dari pasar tanaman hias?

Baca entri selengkapnya »

Permalink 3 Komentar

Next page »