Inefisien adalah Berkah.

Maret 30, 2007 at 2:50 am (Investasi dan Saham)

Tulisan ini merupakan tanggapanku di milis Kampung-Ugm. Dituliskan di milis bahwa efisien akan membuat upah buruh rendah yg berlanjut daya beli rendah, berlanjut lagi tekanan thd harga smangkin rendah (karena permintaan turun), seterusnya muncul tuntutan direktur untuk semangkin dan semangkin efisien.
Suatu siklus ekonomi yg wajar. Dampak seterusnya gampang di terka sendiri. Ekonomi semangkin menciut

Efisien adalah salah satu karakter kapitalis, yang kita tahu pemerintah Endonesa sangat memimpikan datangnya para kapitalis ini. Dgn ‘ikut’nya karakter efisien ini maka kita bisa liat bhw mengurangi pengangguran dgn cara mengundang investor kapitalis sebenernya merupakan mimpi bagi pemerintahan Endonesa.

Nah, sekarang bagaimana IN-efisien menjadi berkah?

Efek yg pertama adalah mengurangi pengangguran yg sudah cukup parah. Perush negara dan swasta sebaiknya terus menyerap tenaker termasuk lulusan yg ber IP rendah, setengah tuwo (stw) maupun fresh. Dgn dipekerjakan, maka mereka berpenghasilan shg akan mampu menyerap semua barang dan jasa yg diproduksi dlm negara.
Selain itu mereka juga akan lebih punya pengalaman bertarung dikemudian hari.
Jadi perusahaan yg awalnya gemuk ginakginuk itu pada akhirnya menjadi efisien dgn sendirinya dgn laris manis produk-produk yg dihasilkannya. Seterusnya serap kembali tenaker sebanyak-banyaknya jangan melulu alumnus UGM doang thok, tp juga Univ ecekecek. (yg lulus ugm jgn ngambek ye..)

Keuntungan lain dgn melimpahnya buruh…secara manajemen, perush tidak lagi butuh inhouse training dan atau berbagai pendidikan. Buruh itu langsung bekerja mulai dari tempat ecek-ecek meningkat dgn learning by doing (maap pake inggris dikit biar keren…)

Keuntungan selanjutnya,
Lagi-lagi secara manajemen, perusahaan ndak perlu sertifikasi ISO yg mbayarnya mahal dan prosedur yg mbulet itu. Perush secara otomatis memiliki sistem dan back up personal in charge dgn melimpahnya sumber daya. Biaya sertifikasi bisa digunakan utk mebayar upah mereka.

Jadi membuat perush inefisien malah bisa menjadi pahlawan bangsa bidang ekonomi.
Bukan begitu dab?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: