Nggagas Dana Pensiun Bagi Para Buruh Sobatku

April 2, 2007 at 4:30 am (Investasi dan Saham)

Bekerja sebagai buruh alias pegawe swasta seperti Cak Bin ini dengan upah yang boleh dibilang pas-pasan memang menyebalkan. Selain ribetnya mengelola masalah kebutuhan sehari-hari jangka pendek, juga masih dipusingkan dgn kekawatiran masa-masa tua kelak. Masa tua atau masa-masa pensiun, dimana kebutuhan hidup masih ‘mengejar-ngejar’ tapi produktivitas tenaker wis menurun. Apalagi kalo nol besar alias nganggur atau sudah di PHK.

Punya uang pensiun….??
Ehm….rasa-rasanya punya pensiun seperti suatu jalinan mimpi yang indah…….

Ya… memang berbeda dgn pegawai negeri Indonesia, kepemilikan thd dana pensiun bagi para pekerja swasta yg memang mayoritas di negeri ini masih sering jadi mimpi. Bagi kalangan non negeri alias swasta mesti kerja ekstra keras guna ‘menyelamatkan’ hari-hari tua mereka. Itulah kenapa seringkali ditemui petani tua masih mencangkul disawah, nelayan tua masih berlayar, atau mantan kuli yg jadi pengemis….

Jika ndak mau ketulo-tulo kelak dihari tua, maka pekerja swasta dan para buruh musti mempersiapkan diri sedini mungkin. Itulah gunanya merancang dana pensiun sendiri!

Saat ini telah banyak ditawarkan jasa pengelolaan dana pensiun dari Lembaga Keuangan (selanjutnya disebut LK), shg selain terasa lebih praktis juga nyaman (Dgn catetan LK-ne ora bangkrut dikemudian hari lho..).
Namun sayangnya tak jarang penawaran tsb dilakukan dgn cara yg tidak berimbang dalam paparannya. Kenapa?
Karena seringkali imbal hasil yg akan diterima umumnya lebih rendah dari pada alternatif investasi lain (market return). Wajarnya memang begitu sih …krn LK itu butuh dana buat gaji pegawe pengelola dana pensiun itu.

Bgm jika menyusun program pensiun sendiri? Benarkah lebih baik ketimbang ikutan program dari LK tertentu. Setidaknya ada beberapa nilai baiknya yakni:

Tidak tercekik premi bulanan yg konstan.
Program Pensiun LK ‘memaksa’ nasabahnya membayar bulanan sampai waktu tertentu (10 tahun, misalnya). Sedangkan program pensiun sendiri dapat lebih leluasa, misalkan dgn menyisihkan 10-20% pendapatan bulanan. Premi bulanan yg konstan ini juga mengakibatkan program pensiun LK tidak bisa diikuti para buruh, PKL, nelayan dan profesi lain berpendapatan tidak tetap.

Memberikan ruang investasi yg sesuai dgn hobi.
Mengisi waktu luang dimasa tua bisa juga direncanakan dgn mengkonversi sebagian dana pensiun dgn lahan misalnya. Beraktivitas yg asyik-asyik spt bercocok tanam, berkebun, beternak, pelihara ikan atau hal2 lain yg tdk terlalu menanggung resiko (low risk).

Mengelola sendiri program dana pensiun akan memacu kreativitas portofolio investasi.
Berbagai alternatif ini dlm kerangka pengembangan dana pensiun yg tentunya mengutamakan safety dan aliran kas masa depan.
Sama halnya program pensiun LK, menyusun sendiripun mampu menentukan besarnya dana yg kelak diterima.

Yg utama dalam menyusun program pensiun sendiri adalah konsistensi untuk menyisihkan pendapatan secara proporsional guna tabungan pensiun. Tidak boleh dikutak-kutik, kecuali komitmen utk membongkar kelak mencapai umur tertentu. Maka dgn cara praktis dan sederhana ini, bisa dilakukan oleh buruh kecil, mandor atau majikan kecil atau juga juragan besar sekalipun

Menyisihkan sebagian kecil pendapatan merupakan sebuah tindakan kecil setiap bulan yg kelak berdaya guna sangat besar. Dgn menyelamatkan hari tua tentulah bisa punya banyak waktu luang terutama utk beramal saleh. Atau ….pengin aktivitas lain spt mancing, nengok cucu, cari bini muda, pokoke yg asyik-asyiklah.

Jadi mulailah secepatnya menyusun program masing-masing, kalau bisa hari ini juga…!!!

Selamat berjuang kawan, semoga waktu tetap berpihak kepada kita.
Doaku menyertaimu……

1 Komentar

  1. win said,

    ikut LK fleksible bos ga harus dengan iuran tetap, semampunya kita, nah kalo lu lu pada bikin sendiri programnya wah rugi besar bos, lu kaga dpt menikmati fasilitas pajak. misal lu nabung sendiri 100 juta dapat bunga 10 juta masih dipotong pajak sekitar 2 juta jadi bersih lu dapat 108 juta kalo ikut dana pensiun lembaga keuangan lu dapatnya 110 beda dua juta belum lagi karena LK itu ahli lu mungkin dapat lebih banyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: