Kangmas dan Pakde, Masihkah terus bicara?

September 21, 2007 at 9:56 am (Opini)

Baru kali ini aku bisa ikut acara buka bersama para alumni Universitas Gadjah Mada. Ini karena acara diadakan hari Kamis (20/9), bukan hari Jumat yang bagiku selalu berarti ‘tidak ada waktu’ luang. Acara yang dikemas ala Jogja itu penuh canda tawa, dan saling mengolok. Suasana yang mengingatkan pada jaman kuliah dulu, …banyak yang clekopan. Hahaha…bahkan anggota senayan pun bisa jadi sasaran.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Mengenang Setahun Gempa di Jogja 27 Mei 2006

Juni 7, 2007 at 5:32 am (Opini)

Mengenang Setahun Gempa di Jogja 27 Mei 2006

Minggu tgl 27 Mei 2007 tepat ‘nyetahun’ peristiwa gempa besar di Bantul Jogja. Sebenarnya ada rasa nggak enak juga bila mengingat-ingat peristiwa sedih itu, tapi bisa buat nambah-nambah cerita yang memang telah banyak berserakan ini.
Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Apa Issue Terhangat Kuartal I thn 2007?

April 17, 2007 at 1:35 am (Opini)

Hari minggu siang Jogja hujan grimis, aku asyik ngobrol ngalor-ngidul dan entah bagaimana sampai pda kasus2 terhangat kuartal satu thn 2007 di era pemerintahan SBY ini. Sampai teh anget dan cemilan habis terpaksa pembicaraan di tutup.
Hehehe..jane aku yo wis capek habis berenang…..

Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Besar Mana Masalah di Tubuh Bulog Atau Masalah perBerasan?

April 12, 2007 at 3:32 am (Opini)

Kasus yang menimpa tubuh Bulog sampai kini masih dalam proses….

Aku sebenarnya pengin nulis uneg-uneg tentang kasus di Bulog belakangan ini, tapi bingung mau mulai darimana. Tapi sebelum sampai nulispun aku bingung, besar mana masalah di tubuh Bulog dan permasalahan perberasan di Indonesia.

Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Sultan Djogja Ogah Mimpin Rakyat Lagi

April 11, 2007 at 2:13 am (Opini)

Cukup mengagetkan….
Dan penolakan Sultan Jogja utk kembali menjabat sbg gubernur mendatang menimbulkan berbagai tanya dan mendapat banyak tanggapan. Ada yg memuji sebagai langkah negarawan, ada yg berusaha agar Sultan menarik keputusannya dan ada yg hanya gelo. Namun demikian Sultan sendiri justru tidak mengemukakan alasan secara jelas, dan hanya menyatakan bahwa apa yg dilakukan adalah ‘hak’.

Baca entri selengkapnya »

Permalink 2 Komentar

IPDN Jatinangor butuh tumbal tahunan, kenapa?

April 9, 2007 at 9:54 am (Opini)

Aku nggak habis pikir kenapa di sekolah yg bertujuan mencetak aparatur negara itu penuh dgn aroma kekerasan. Ya IPDN di Jatinagor itu sepertinya menjadi pusat keliaran dan kebrutalan.
Lha kok bisa kayak gitu ya? Njuk gimana nanti kalau mereka jadi aparat negara, apa rakyatnya juga mau dipukulin ditendang dan dicaci maki? Apa ndak sedikitpun terlintas bahwa IPDN itu dibiayai oleh pajak?

Ya memang, membicarakan IPDN memang bisa menimbulkan respon reaktif. Di kantor-kantor, dikampung, di kota-kota (demonstrasi di solo, misalnya) menggambarkan masyarakat seperti terhenyak. Padahal, kematian Cliff Muntu itu bukan pertama. Coba saja ketik di Google dgn kata IPDN, pasti akan ditemui banyak peristiwa yg di dominasi kekerasan!. Apakah ini membuat bangga para pembayar pajak?

Kenapa sih siswa IPDN ini suka kekerasan? Bukankah semestinya di suatu Institut mereka seharusnya mengagungkan tradisi dan kultur akedemis?

Baca entri selengkapnya »

Permalink 53 Komentar

Departemen Pertanian Ngapain aja sih?

April 4, 2007 at 7:51 am (Opini)

Anton Apriyantono dilantik sbg menteri Pertanian pada Kamis 21 Oktober 2004, yg
secara umum mengangkat tiga program pertanian, yaitu : 1) Peningkatan ketahanan
pangan, 2) peningkatan kesejahteraan petani, dan 3) meningkatkan nilai tambah
produk pertanian. Beliau mengatakan Membangun sektor pertanian ke depan berarti
menyejahterakan petani, peternak, pekebun dan petani kecil lainnya. Jadi, tidak
semata-mata peningkatan produksi yang dikejar. Yang lebih penting, peningkatan
pendapatan dan kesejahteraan petani (deptan).

Sampai desember 2006 telah lebih dari 2 tahun Mr Anton menjabat menteri, kita
masih sering mendengar berita ttg ketidakcukupan pangan pada beberapa tempat
sampai ada juga berita busung lapar, banyak kasus kekeringan sawah dan mengalami
puso, bahkan yg paling klasik dan barusan menimpa kita adalah peningkatan
drastis harga beras. Sejauh ini belum tampak janji-janji Mr Anton yg berdampak
pada rakyat Indonesia, malah ada kecenderangan yg berlawanan. Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Mengagas Pembubaran Kementrian Pendidikan

Maret 30, 2007 at 7:31 am (Opini)

Mudahnya, kalau menginginkan kualitas tinggi pada pendidikan maka selayaknya akan tinggi pula biaya yg musti dikeluarken. Ini tdk berbeda dgn palsapah kuno “ono rego ono rupo”. Biaya yg dikeluarken ini digunaken utk penyediaan segala macem sarana prasarana pendidikan dan … peningkatan ‘kualitas’ bpk/ibu guru.

Dus dgn anggapan ini, pendirian lembaga pendidikan mustinya merupakan investasi yg mahal. Namun kasunyatan tdk selalu demikian. Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar